Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan efek penyampaian pesan dalam tulisan atau pidato. Salah satu jenis majas yang banyak digunakan dalam karya sastra maupun karya non-fiksi adalah personifikasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian majas personifikasi serta contohnya.

Pengertian Majas Personifikasi

Personifikasi adalah salah satu jenis majas yang memberikan atribut atau sifat manusia pada benda mati atau hewan. Tujuannya adalah untuk membuat objek atau makhluk tersebut terlihat hidup dan memiliki karakter layaknya manusia.

Contoh-contoh Majas Personifikasi

Berikut adalah beberapa contoh majas personifikasi yang sering digunakan dalam tulisan.

  1. "…angin berdatangan dengan kelembutan menyentuh wajah…"

Dalam kalimat di atas, angin diberikan sifat kelembutan dan melakukan tindakan menyentuh wajah, padahal angin sebenarnya tidak dapat melakukan itu karena tidak memiliki fisik yang dapat disentuh.

  1. "Sinar matahari merangkul tubuhku dengan kehangatan yang menyenangkan."

Sinar matahari diberikan sifat merangkul dan melakukan tindakan memberikan kehangatan pada tubuh. Dalam kenyataannya, sinar matahari hanya dapat memancarkan panas dan cahaya.

  1. "Kucingku marah ketika aku tidak memberinya makan tepat waktu."

Dalam kalimat di atas, kucing diberikan sifat marah dan melakukan tindakan mengekspresikan emosi karena tidak diberi makan tepat waktu. Dalam kenyataannya, kucing hanya dapat menunjukkan emosi melalui tindakan fisik seperti menggaruk atau menggeram.

  1. "Bunga-bunga senang tersenyum di pagi hari ketika embun masih menempel pada kelopaknya."

Dalam kalimat di atas, bunga-bunga diberikan sifat senang dan melakukan tindakan tersenyum, padahal bunga tidak dapat melakukan itu karena tidak memiliki ekspresi seperti manusia.

  1. "Pohon-pohon bergoyang meriah saat angin bertiup kencang."

Dalam kalimat di atas, pohon diberikan sifat bergoyang meriah dan melakukan tindakan bereaksi ketika angin bertiup kencang, padahal pohon hanya dapat bertindak secara pasif ketika ditiup angin.

FAQ

Apa tujuan penggunaan majas personifikasi?

Tujuan penggunaan majas personifikasi adalah untuk memberikan efek penyampaian pesan yang lebih menarik dan bermakna dalam tulisan atau pidato.

Contoh majas personifikasi pada karya sastra?

Salah satu contoh penggunaan majas personifikasi dalam karya sastra adalah pada puisi "Aku Ingin" karya Chairil Anwar. Dalam puisi ini, ia menggunakan personifikasi untuk memberikan sifat manusia pada alam.

Kesimpulan

Dalam tulisan atau pidato, penggunaan majas personifikasi dapat memberikan nuansa yang lebih hidup dan menarik bagi pembaca atau pendengar. Namun, penggunaan majas ini juga perlu dilakukan dengan tepat dan tidak berlebihan agar tidak merusak kesahihan pesan yang ingin disampaikan.

Written by Dian Purnama

Dian Purnama adalah seorang penulis artikel ilmu pengetahuan dengan keahlian dalam bidang psikologi dan kesehatan mental. Dengan gelar sarjana dalam Psikologi, Dian berusaha untuk membagikan pengetahuan tentang kehidupan manusia, emosi, dan kesejahteraan mental kepada pembaca. Ia memiliki dedikasi yang tinggi dalam membantu orang untuk memahami dan mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan dan Contohnya

6 Struktur Teks Cerita Sejarah