Contoh Pecahan Pengurangan: Cara Menghitung dan Menyelesaikan dengan Mudah

Jika Anda sering bekerja dengan matematika, maka Anda pasti sudah mengenal istilah pecahan. Pecahan mungkin terlihat sulit di awal, tapi sebetulnya cukup mudah jika Anda memahami konsep dan cara menghitungnya. Salah satu jenis pecahan yang sering dijumpai di matematika adalah pecahan pengurangan atau juga dikenal dengan pecahan dengan penyebut yang berbeda. Dalam artikel ini, kita akan membahas contoh pecahan pengurangan dan cara menyelesaikannya dengan mudah.

Apa itu Pecahan Pengurangan?

Pecahan pengurangan adalah jenis pecahan di mana penyebutnya berbeda namun pembilangnya sama. Contohnya 3/4 dan 1/2 adalah pecahan dengan penyebut yang berbeda. Untuk menjumlahkan (atau mengurangkan) dua pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat mereka memiliki penyebut yang sama. Setelah itu, cukup lakukan operasi penambahan atau pengurangan pada pembilangnya.

Contoh Pecahan Pengurangan

Contoh 1

Misalkan kita ingin menjumlahkan 1/3 dan 2/5. Langkah pertama adalah membuat kedua pecahan memiliki penyebut yang sama. Kita bisa mengalikan 1/3 dengan 5/5 sehingga menjadi 5/15. Selanjutnya, kita bisa mengalikan 2/5 dengan 3/3 untuk mendapatkan 6/15. Dengan demikian, kita bisa menjumlahkan kedua pecahan ini dengan mudah menjadi 11/15.

Contoh 2

Kita ingin mengurangkan 3/4 dengan 1/6. Kali ini kita harus membuat kedua pecahan memiliki penyebut yang sama. Berikut langkah-langkahnya:

  • Perkalian 3/4 dengan 6/6 akan menghasilkan 18/24.
  • Perkalian 1/6 dengan 4/4 akan menghasilkan 4/24.
  • Setelah itu, kita bisa mengurangkan 4/24 dari 18/24 menjadi 14/24.
  • Kemudian, kita bisa memperkecil pecahan menjadi bentuk paling sederhana, yaitu 7/12.

Dari contoh di atas, kita bisa melihat bahwa meskipun pemecahan pecahan pengurangan mungkin sedikit rumit, namun hasilnya sebetulnya cukup mudah untuk dihitung.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan "penyebut" dalam pecahan?

Penyebut adalah angka di bawah garis pecahan. Ini menunjukkan jumlah bagian yang sama yang pecahan tersebut terdiri dari.

Bagaimana cara membuat kedua pecahan memiliki penyebut yang sama?

Untuk membuat kedua pecahan memiliki penyebut yang sama, kita harus menemukan kelipatan terkecil dari kedua penyebut. Setelah itu, kita bisa mengalikan pecahan dengan faktor perubahan agar memiliki penyebut yang sama.

Apakah kita selalu harus memperkecil pecahan ke bentuk paling sederhana?

Tidak selalu. Jika Anda bekerja dengan pecahan yang besar atau melakukan perhitungan yang komplikasi, Anda bisa membiarkan pecahan dalam bentuk yang lebih rumit.

Kesimpulan

Pecahan pengurangan mungkin terlihat sulit di awal, namun sebetulnya cukup mudah dihitung jika Anda memahami konsep dasarnya. Dalam artikel ini, kita telah membahas contoh pecahan pengurangan beserta cara menyelesaikannya dengan mudah. Pastikan Anda memahami dengan benar konsep pemecahan pecahan dan menguasainya dengan baik untuk bisa memecahkan soal matematika dengan lebih mudah dan cepat.

Written by Fitria Anggraini

Fitria Anggraini adalah seorang penulis artikel ilmu pengetahuan yang memiliki minat khusus dalam bidang astronomi dan fisika kosmik. Dengan kecintaan yang mendalam terhadap alam semesta, Fitria menggali pengetahuan tentang galaksi, bintang, dan fenomena kosmik lainnya untuk menghadirkan wawasan yang menarik bagi pembaca. Dengan gaya penulisan yang lugas dan terjangkau, ia berusaha untuk membuat topik kompleks seperti astrofisika dapat dipahami oleh semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contoh Syair Singkat: Tema Kreatif untuk Mengungkapkan Perasaanmu

Rumus Narrative Text: Panduan Lengkap untuk Membuat Cerita Naratif yang Menarik